Presidium Relawan 08 Gelar Konsolidasi Nasional, Tegaskan Dukungan Total untuk Presiden Prabowo

FNJ Indonesia, Jakarta.— Presidium Relawan 08 menggelar Konsolidasi Nasional yang dihadiri oleh jajaran pimpinan utama sebagai bentuk penguatan barisan relawan dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto. Kegiatan ini berlangsung di Gubug Udang Situ Cibubur pada Jumat (27/3/2026).

Agenda Konsolidasi dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting Presidium 08, di antaranya Nuryana selaku Dewan Pembina, H. Kurniawan sebagai Koordinator Presidium sekaligus Ketua Umum GCP, Iskandar selaku Ketua Umum Garda Rakyat 08, Erlambang sebagai Sekretaris GAC, serta Yon Anwar selaku Sekretaris Jenderal Garda Rakyat 08.

Dalam forum tersebut, Presidium 08 menegaskan sikap politiknya sebagai wadah relawan militan pendukung Presiden Prabowo yang siap “pasang badan” dan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program pemerintah.

Mereka menyatakan komitmen untuk all out mengawal kebijakan-kebijakan yang dinilai berorientasi pada kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dalam pernyataan bersamanya, dukungan Presidium 08 dilandasi oleh keyakinan bahwa seluruh program yang dijalankan Presiden Prabowo memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Presidium 08 juga menilai bahwa setiap upaya yang dianggap mengganggu jalannya program-program pemerintah patut dicermati secara serius.

Meski demikian, Presidium tetap membuka ruang bagi kritik yang konstruktif. Mereka menegaskan bahwa masukan yang berbasis data dan fakta akan menjadi bahan evaluasi bersama demi menyempurnakan pelaksanaan program di lapangan.

Sebagai langkah lanjutan, Presidium 08 juga menyepakati kesiapan seluruh organ relawan untuk menggelar Aksi Akbar di Istana Negara dalam waktu dekat apabila situasi dianggap mendesak.

Aksi tersebut direncanakan sebagai bentuk dukungan terbuka terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo.Konsolidasi ini menjadi sinyal kuat bahwa jaringan relawan Presidium 08 tengah memperkuat soliditas internal sekaligus mempersiapkan langkah strategis dalam mengawal agenda pemerintahan ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *